CARA MEMBUAT MOL NASI
MOL Nasi sangat tidak cocok bagi anda yang menganut mazhab JIJIK-ers dan Ini bukan hal yang baru, ada banyak referensi yang lain jika diinginkan, saya hanya berupaya melengkapi foto (dok.pribadi) agar lebih mudah di pahami prosesnya.
MOL nasi mengandung bakteri Sacharomycees dan lactobacillus mengandung mikro organisme pengurai dan penyubur tanaman.
Daripada mubazir dua kali, sebaiknya nasi basi kita olah menjadi MOL (Mikro Organisme Lokal) sebagai bahan POC (pupuk organik cair) untuk tanaman.
BAHAN DASAR:
1. Nasi Basi 1 Mangkok.
2. Air hasil cucian beras atau Air biasa 1 liter.
3. Gula pasir/ merah 5 sendok makan.
CARA PEMBUATAN
1. Siapkan nasi untuk di jamurkan. Sebaiknya simpan di tempat yang aman dan tidak terkena sinar matahari langsung. Saya biasanya menyimpan dibawah tempat cucian piring.
2. Jika sudah berjamur warna orange (biasanya hari ke 5) segera campuran dengan air hasil cucian beras. Hancurkan dan aduk hingga bercampur rata. Lalu masukkan larutkan air gula.
3. Fermentasi hingga seminggu atau lebih. Masukkan kedalam jeregen atau botol plastik yang tutup sudah di beri lubang untuk pembuangan gas. Tapi sebaiknya menggunakan selang plastik yang ujung luarnya kita masukkan kedalam air sebagai aerasi.
4. Jika campuran tersebut sudah berbau tape, itu artinya sudah siap panen dan MOL siap digunakan.
Jika bau MOL sudah busuk, itu artinya bakteri sudah mati dan MOL sudah tidak bisa di gunakan lagi.
Agar bakteri tersebut hidup, setiap saat beri air gula sebagai makanannya bakteri.
APLIKASI PEMAKAIAN:
1. Untuk starter kompos, dosis: 1 MOL : 5 air bersih + gula pasir 100 gram.
2. Untuk POC (pupuk organik cair) dosis: 1 MOL : 20 liter air. Kocorkan sekitar
250 ml/ pohon, siram langsung ke media tanam tapi sebaiknya tidak terkena langsung ke batang. Aplikasi kocor seminggu 2 kali berikan pada jam 8-9 pagi hari, atau sebelum tanaman terkena sinar matahari pagi atau sore hari menjelang matahari terbenam.
Bertani organik tanpa KIMIA, adalah cara kita menjaga ekosistem lingkungan.
