1. Pompa Power Steering: Digerakkan oleh mesin, pompa ini mengalirkan cairan hidrolik ke seluruh sistem.
2. Reservoir Cairan: Menyimpan cairan hidrolik dan menjaga levelnya tetap memadai.
3. Selang Power Steering: Selang ini mengalirkan cairan bertekanan tinggi dari pompa ke rak dan pinion, dan mengembalikan cairan bertekanan rendah kembali ke reservoir.
4. Rak dan Pinion: Mengubah gerakan rotasi roda kemudi menjadi gerakan linier untuk mengendalikan roda.
5. Piston Hidrolik: Di dalam rak dan pinion, piston bergerak maju mundur berdasarkan tekanan cairan, yang mengendalikan kemudi.
6. Saluran Tekanan dan Saluran Balik: Menunjukkan aliran cairan bertekanan tinggi dan rendah di dalam sistem.
Cara Kerja:
- Saat pengemudi memutar roda kemudi, piston hidrolik di dalam rak dan pinion akan aktif. - Gerakan ini mengendalikan aliran cairan hidrolik dari saluran bertekanan tinggi ke satu sisi piston, dan dari sisi lain kembali ke reservoir melalui saluran balik.
- Cairan bertekanan memberikan gaya pada piston, membantu pengemudi dalam memutar roda.
- Saat roda kemudi dikembalikan ke tengah, aliran cairan dibalik, yang memungkinkan roda untuk lurus.

