Diagram pengaturan waktu katup berfungsi sebagai penggambaran visual yang menggambarkan momen tepat saat katup masuk dan katup buang mesin terbuka dan tertutup.
Pengaturan waktu aksi katup ini terkait erat dengan pergerakan piston saat bergerak dari titik mati atas (TDC) ke titik mati bawah (BDC) di dalam ruang bakar.
📌 Pentingnya Diagram Pengaturan Waktu Katup:
Diagram pengaturan waktu katup dirujuk saat merancang mesin 2 tak atau 4 tak untuk memastikan bahwa pergerakan piston dari titik mati atas (TDC) ke titik mati bawah (BDC) selaras dengan pengaturan waktu optimal untuk membuka dan menutup katup masuk dan katup buang.
Dengan mengoordinasikan aksi katup ini dengan posisi piston secara cermat, mesin dapat mencapai proses pemasukan udara, pembakaran, dan pembuangan yang efisien dan efektif.
📌 Diagram Pengaturan Waktu Katup untuk Mesin 4 Tak:
Diagram pengaturan waktu katup pada mesin 4 tak menunjukkan bahwa pengaturan waktu katup diselesaikan melalui empat langkah yang berbeda: Hisap, Kompresi, Ekspansi, dan Buang.
Dengan menganalisis diagram pengaturan waktu katup, teknisi dapat memastikan bahwa katup masuk dan buang terbuka dan tertutup pada saat yang optimal, sehingga memungkinkan pemasukan campuran udara-bahan bakar, kompresi, pembakaran, dan pengeluaran gas buang yang tepat. Diagram pengaturan waktu katup menyediakan alat yang berharga untuk memahami hubungan rumit antara katup dan gerakan piston pada mesin 4 tak.
📌 Diagram Pengaturan Waktu Katup untuk Mesin 2 Tak:
Diagram pengaturan waktu katup pada mesin 2 tak menggambarkan bahwa pada mesin bensin 2 tak, siklus mesin diselesaikan melalui dua langkah: langkah ekspansi dan langkah kompresi. Kedua langkah ini masing-masing memfasilitasi pemasukan bahan bakar dan pembuangan sisa pembakaran.
