Penyebab dan Solusi CVT Yamaha Mio J Sering Selip
Yamaha Mio J bekas, perlu waspada pada area CVT, pasalnya, banyak pengguna Mio J yang mengeluh gejala CVT selip.
Ini karena area roller yang rawan peyang dan v-belt mulai retak karena motor rata-rata sudah berumur, menyebabkan selip dari area CVT.
Selain itu, gejala selip CVT Yamaha Mio J sumbernya dari seal kruk as yang sudah rusak.
Karena seal rusak maka oli bocor ke CVT dan akhirnya tarikan jadi slip.
Soalnya oli membasahi part-part seperti roller dan v-belt, tarikannya jadi tidak nyaman.
Area CVT memang harus selalu kering baik dari oli maupun air agar kerjanya normal.
Jebol atau rusaknya seal kruk as ini memang umumnya diakibatkan usia pemakaian.
Tapi kalau dibiarkan terus oli yang rembes ini bikin pelumasan mesin tidak maksimal.
Solusinya cukup beli seal kruk as baru dan pasang, lalu bersihkan CVT dari sisa-sisa oli supaya gejala selipnya hilang.
Kalau harga seal ini biasanya kurang lebih Rp 10-15 ribu, jasa pasang Rp 15 ribu saja jadi cukup keluar Rp 30 ribu bisa hilangkan gejala slip CVT ini.
Tapi disarankan juga untuk ganti oli karena dikhawatirkan oli mesin sudah banyak berkurang akibat jebolnya seal kruk as ini.
