ALTERNATOR MOBIL - PENJELASAN

 

Alternator merupakan komponen penting dalam sistem kelistrikan kendaraan, yang mengubah energi mekanik menjadi energi listrik. Berikut ini adalah bagian-bagian utama alternator:




1. **Stator**: Bagian alternator yang tidak bergerak, yang meliputi kumparan kawat. Bagian ini

    menghasilkan listrik saat rotor berputar.

2. **Rotor**: Bagian yang berputar dan menciptakan medan magnet. Bagian ini berputar di dalam
    stator, yang menghasilkan arus listrik.

3. **Pengatur Tegangan**: Komponen ini mengatur tegangan keluaran alternator, memastikan
    tegangan yang konsisten dipasok ke baterai dan sistem kelistrikan.

4. **Penyearah**: Mengubah arus bolak-balik (AC) yang dihasilkan oleh stator menjadi arus
    searah (DC), yang digunakan untuk mengisi daya baterai.

5. **Dioda**: Bagian dari penyearah, yang memungkinkan arus mengalir dalam satu arah,
    mengubah AC menjadi DC.

6. **Bearing**: Menopang rotor dan memungkinkannya berputar dengan lancar. Biasanya terdapat
   dua bearing dalam alternator. 7. **Kipas Pendingin**: Membantu menghilangkan panas yang
   dihasilkan selama pengoperasian, memastikan alternator berfungsi secara efisien.


8. **Lonceng Ujung (atau Rumah)**: Menutup komponen internal alternator dan menyediakan
    dukungan struktural.


9. **Katrol**: Terpasang pada rotor, terhubung ke sabuk penggerak mesin, yang memungkinkan
    alternator diberi daya oleh mesin.


10. **Gulungan Medan**: Ini adalah kumparan kawat pada rotor yang menciptakan medan
      magnet saat listrik mengalir melaluinya.


Pengertian komponen ini dapat membantu dalam mendiagnosis masalah atau melakukan perawatan pada alternator.



.