Camshaft vs Crankshaft:
Jika berbicara tentang mesin pembakaran internal, ada dua komponen penting yang menonjol: camshaft dan crankshaft. Meskipun keduanya bekerja sama untuk menjaga mesin tetap menyala, keduanya memiliki tujuan yang berbeda.
Camshaft:
Valve Master
Camshaft mengontrol pembukaan dan penutupan katup masuk dan katup buang mesin. Begini cara kerjanya:
- Fungsi: Mengatur pengoperasian katup
- Pengoperasian: Berputar pada setengah kecepatan crankshaft pada mesin empat langkah
- Lokasi: Biasanya terdapat di bagian atas mesin (camshaft atas) atau di dalam blok mesin (cam-in-
block)
- Komponen: Memiliki lobus (cam) yang mendorong pengangkat katup atau rocker untuk
mengoperasikan katup
- Fungsi: Mengatur pengoperasian katup
- Pengoperasian: Berputar pada setengah kecepatan crankshaft pada mesin empat langkah
- Lokasi: Biasanya terdapat di bagian atas mesin (camshaft atas) atau di dalam blok mesin (cam-in-
block)
- Komponen: Memiliki lobus (cam) yang mendorong pengangkat katup atau rocker untuk
mengoperasikan katup
Crankshaft: Power Converter
Crankshaft mengubah gerakan linier piston menjadi gerakan rotasi, yang menggerakkan roda kendaraan. Begini cara kerjanya:
- Fungsi: Mengubah gerakan linier menjadi gerakan rotasi
- Operasi: Berputar pada kecepatan yang sama dengan RPM mesin
- Lokasi: Diposisikan di bagian bawah mesin
- Komponen: Termasuk jurnal untuk batang penghubung
poros bubungan mengontrol operasi katup, sementara poros engkol mengubah gerakan piston menjadi energi rotasi. Kedua komponen tersebut sangat penting bagi kinerja dan fungsionalitas mesin Anda.
