Konverter Torsi ( Torque converter)
Adalah kopling fluida yang menyalurkan daya dari mesin ke transmisi. Komponen utama konverter torsi yang umum meliputi:
1. Impeller adalah komponen penggerak konverter torsi yang terhubung ke poros engkol mesin. Impeller adalah struktur seperti turbin dengan bilah melengkung yang menciptakan gaya isap untuk menarik dan mempercepat fluida transmisi.
2. Turbin adalah komponen penggerak konverter torsi yang terhubung ke poros masukan transmisi. Strukturnya mirip dengan impeller, tetapi digerakkan oleh aliran fluida dari impeller.
3. Stator adalah rakitan bilah stasioner yang terletak di antara impeller dan turbin. Stator mengalihkan aliran fluida untuk meningkatkan perkalian torsi dan meningkatkan efisiensi.
4. Kopling pengunci adalah mekanisme yang menghubungkan impeller dan turbin secara langsung untuk meningkatkan efisiensi pada kecepatan yang lebih tinggi. Kopling ini biasanya bekerja pada kecepatan di atas 30-40 mph. 5. Fluida transmisi: Fluida transmisi adalah fluida khusus yang mengisi konverter torsi dan berfungsi sebagai media kerja untuk mentransmisikan daya antara impeller dan turbin. Fluida ini juga menyediakan pelumasan dan pendinginan pada komponen internal.
6. Peredam adalah mekanisme berpegas yang menyerap guncangan dan getaran selama pengoperasian. Peredam membantu mengurangi keausan pada komponen internal dan memberikan pengalaman berkendara yang lebih mulus.
7. Housing adalah selubung luar konverter torsi yang membungkus komponen internal. Peredam memberikan perlindungan dari lingkungan dan juga membantu menghilangkan panas yang dihasilkan selama pengoperasian.
