Mengenali Suara Engkol Mesin Mobil

 

Mengenali Suara Engkol Mesin



Ada beberapa suara umum yang dapat terjadi selama menghidupkan mesin:

1. Suara Klik atau Berdetak: Ini sering kali menunjukkan masalah dengan motor starter atau solenoida. Bisa jadi sambungannya longgar, sikatnya rusak, atau starternya rusak.


2. Suara Berderit atau Melengking: Ini menunjukkan masalah dengan starter yang mengunci roda gila, sering kali karena komponen starter yang aus atau tidak sejajar.


3. Suara Berdengung atau Berputar: Suara mendesing bernada tinggi dapat menunjukkan masalah dengan motor starter itu sendiri, seperti bantalan yang rusak.


4. Suara Ketukan atau Benturan: Ini dapat disebabkan oleh roda gigi pinion starter yang tidak sepenuhnya mengunci roda gila, sering kali karena komponen yang aus atau rusak.


5. Engkol Lambat dan Terburu-buru: Kecepatan engkol yang lambat dan lamban dapat mengindikasikan baterai lemah, sambungan baterai longgar, atau masalah dengan motor starter.


Menangani Suara Engkol yang Umum

1. Suara Klik atau Berdetak:

- Periksa solenoid starter dan sambungannya untuk mengetahui adanya korosi atau kabel yang
   longgar.

- Uji motor starter dan ganti jika rusak.


2. Suara Gerinda atau Melengking:

- Periksa starter untuk mengetahui keselarasan yang tepat dan pastikan terpasang dengan aman.

- Periksa roda gila untuk mengetahui kerusakan atau runout yang berlebihan.

- Ganti starter jika roda gigi pinion aus.


3. Suara Berdengung atau Berputar:

- Periksa motor starter dan ganti jika bantalannya aus.

- Pastikan starter diarde dengan benar.


4. Suara Ketukan atau Benturan:

- Periksa pemasangan dan keselarasan starter untuk memastikan pemasangan yang tepat dengan
   roda gila.

- Periksa roda gigi pinion starter dan gigi roda gila untuk mengetahui keausan atau kerusakan, dan
  ganti jika perlu.


5. Penggerak Lambat dan Berat:

- Uji baterai dan sistem pengisian daya untuk memastikannya berfungsi dengan benar.

- Bersihkan dan kencangkan sambungan baterai.

- Periksa motor starter dan ganti jika rusak.


Jika masalah tetap ada setelah mengatasi masalah umum ini, diagnosis lebih lanjut mungkin diperlukan, seperti memeriksa masalah kelistrikan atau masalah terkait mesin lainnya.


Ingatlah untuk selalu mengutamakan keselamatan saat memperbaiki kendaraan Anda, dan pertimbangkan untuk mencari bantuan mekanik yang berkualifikasi jika Anda tidak yakin dengan penyebabnya atau cara mengatasi masalah dengan benar.



.