Penyakit Honda Vario Techno 125 dan Cara Merawatnya
Penyakit khas motor bekas Honda Vario Techno 125 ini wajib diketahui pemilik atau yang ingin meminangnya.
Paling khas itu tarikannya seperti lemot meskipun sebetulnya tidak ada masalah di CVT atau di mesin.
Masalah ini biasanya akibat sensor TPS atau sensor TP yang bermasalah.
Masalah sensor TP ini memang hanya ditemukan di Vario Techno 125 Fi generasi awal.
Kalau generasi setelahnya kayanya belum pernah ketemu, kecuali memang perawatan motornya tidak diperhatikan.
Memang bisa kalau mau ganti sensor TPS saja harganya mulai Rp 120 ribuan, tapi yang wajib konsumen tahu part sensor TPS ini rata-rata KW karena pabrikan hanya menjual satu set dengan throttle body yang harganya sekitar Rp 500 ribuan.
Makanya tidak bisa dipastikan keawetan part sensor TPS yang memang banyak dijual di toko-toko online.
Selain itu paling cuma masalah khas motor Honda seperti body yang getar, kalau ini biasanya solusinya kita pakai double tape saja agar tidak terlalu getar.
Selain masalah TPS dan bodi getar, Honda Vario 125 keluaran pertama ini biasanya bermasalah pada area spidometer.
Buat motor yang betul-betul generasi awal biasanya area speedometer juga bermasalah tepatnya pada area yang digital dimana terdapat odometer dan indikator bensin.
Kalau LCD bermasalah biasanya akibat korosi atau korsleting, biaya perbaikan mulai Rp 200 ribu, kalau misal harus ganti PCB bisa tembus Rp 350 ribu.
