Jenis Sistem Penggerak pada Mobil

 ðŸ“Œ Apa saja Jenis Sistem Penggerak 
yang digunakan pada Mobil?


Saat mencari kendaraan baru, ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan. Salah satu yang terpenting adalah menemukan sistem penggerak yang tepat untuk Anda.

Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan dan penting untuk memahami perbedaannya. Empat jenis sistem penggerak yang berbeda adalah penggerak semua roda (AWD), penggerak roda depan (FWD), penggerak roda belakang (RWD), dan 4WD (penggerak 4 roda).



1. Penggerak Roda Belakang – Arti RWD (Rear Wheel Drive):

Penggerak roda belakang (RWD) berarti tenaga mesin disalurkan ke roda belakang yang pada gilirannya mendorong mobil ke depan. Roda depan tidak menerima tenaga apa pun. Karena bobot kendaraan RWD tersebar lebih merata daripada banyak kendaraan berpenggerak roda depan, ada keseimbangan bobot yang lebih baik.


2. Penggerak Roda Depan – Arti FWD (Front Wheel Drive):

Penggerak roda depan (FWD) berarti tenaga dari mesin disalurkan ke roda depan. Dengan FWD, roda depan menarik sementara roda belakang tidak menerima tenaga apa pun. Kelebihan kendaraan FWD adalah biasanya lebih irit bahan bakar.


3. Penggerak Empat Roda – Arti 4WD (Four Wheel Drive):

4WD berarti tenaga dari mesin disalurkan ke keempat roda – sepanjang waktu. Keuntungan terbesar kendaraan 4WD adalah kendaraan ini menyediakan fleksibilitas dan tenaga untuk menghadapi medan atau kondisi cuaca apa pun. Kekurangan kendaraan 4WD adalah sering kali kurang hemat bahan bakar saat 4×4 diaktifkan.


4. Penggerak Semua Roda – Arti AWD (All-Wheel Drive):

Penggerak semua roda menggunakan diferensial depan, belakang, dan tengah untuk menyediakan tenaga ke keempat roda kendaraan. Sistem penggerak semua roda memberi tenaga pada roda depan dan belakang sepanjang waktu. Namun dalam praktiknya, sebenarnya ada dua jenis drivetrain yang disebut AWD. Yang pertama menggerakkan semua roda secara terus-menerus, dan beberapa pabrikan menyebutnya sebagai AWD penuh waktu.

.