Batang Pisang dan Cara Mengolahnya Jadi Media Tanaman

Kandungan Batang Pisang dan Cara Mengolahnya Jadi Media Tanaman

Pohon pisang adalah tanaman buah tropis yang banyak tumbuh di Indonesia. Akan tetapi, secara umum budidaya pisang di Indonesia diarahkan hanya untuk diambil buah dan daunnya. Batang pisang yang sering disebut gedebong pisang sudah dimanfaatkan hanya terbatas untuk pakan ternak. Padahal, semua bagian pohon pisang dapat dimanfaatkan, salah satunya sebagai media tanam untuk pertumbuhan tanaman. Dikutip dari laman Cybex Kementerian Pertanian RI, Senin (20/3/2023), batang pisang adalah  limbah pertanian sangat potensial dan jumlahnya sangat melimpah. Ketersediaan batang pisang hampir ada di seluruh wilayah Indonesia dan sangat baik untuk media tumbuh tanaman.



Kandungan batang pisang antara lain 80 persen, nitrogen (N) yang berfungsi untuk mendukung pertumbuhan vegetatif tanaman seperti daun,batang dan akar, fosfor (P), dan kalium (K).

Selain itu, batang pisang mengandung banyak pati atau karbohidrat yang digunakan sebagai sumber makanan bagi mikroorganisme lokal, senyawa antrakuinon saponin, dan flavonoid. 

Kandungan batang pisang dalam bentuk kompos Kandungan batang pisang dalam bentuk kompos antara lain sebagai berikut. 

C-organik sebanyak 29,7 persen 
C/N ratio sebanayak 17,8 
Air 10,94 persen 
pH H2O 5,64 
N+P205+K2O sebanyak 7,74 persen
Fe tersedia sebayak 220 ppm 
Mn total sebanyak 215 ppm

Bagian-bagian dari pohon pisang tersebut dapat diolah menjadi mikro organisme lokal (MOL), kompos, pupuk organik padat, pupuk organik cair (POC), dan zat perangsang tumbuh (ZPT). Dikutip dari kanal YouTube Alam Organik, berikut ini 7 bagian pohon pisang yang bisa sangat bermanfaat untuk tanaman.

1. Akar pohon pisang Akar pisang dapat diolah menjadi PGPR atau Plant Growth Promoting Rhizobacteria (pertumbuhan tanaman mempromosikan rhizobakteri).

2. Bonggol pohon pisang Bonggol pohon pisang merupakan pokok dari pohon pisang. Pada bagian bawah bonggol pohon pisang ditumbuhi oleh akar untuk mencari makanan. Sementara, bagian atas bonggol pohon pisang ditumbuhi oleh batang semu dari pohon pisang.

3. Batang pohon pisang Batang pohon pisang memiliki banyak manfaat, salah satunya untuk menyuburkan tanaman. Sebab, pada bagian batang pohon pisang terdapat kandungan unsur hara fosfor yang sangat tinggi.

4. Daun pisang Daun pisang, khususnya daun yang sudah kering dapat dihaluskan untuk dijadikan sebagai media tanam.

Daun pohon pisang dapat dijadikan sebagai media tanam bagi tanaman hias di halaman rumah, maupun untuk sayur-sayuran yang kamu tanam di samping rumahmu. Namun, daun pohon pisang harus diolah terlebih dahulu. Daun pohon pisang bisa kamu lembapkan dengan air tapi bisa juga difermentasi sebelum digunakan.

Selain mengandung protein dalam jumlah yang tinggi yang dapat dipecah menjadi nitrogen, daun pohon pisang juga mengandung hemiselulosa dan lignin yang sangat besar manfaatnya bagi tanaman.

5. Kulit pisang Kulit buah pisang memiliki kandungan unsur hara kalium yang sangat tinggi dan sangat banyak manfaatnya. Kandungan di dalam kulit buah pisang dapat memperkuat daya tahan tanaman dalam menghadapi penyakit dan hama, serta memperkuat postur dari tanaman tersebut.

Kulit buah pisang dapat diolah dengan berbagai cara, bisa dijadikan sebagai pupuk organik cair (POC) maupun pupuk organik padat. 6. Jantung pisang Selain terkenal untuk bahan olahan kuliner, jantung pisang ternyata juga dapat dimanfaatkan dalam dunia pertanian organik.

6. Jantung pisang Selain terkenal untuk bahan olahan kuliner, jantung pisang ternyata juga dapat dimanfaatkan dalam dunia pertanian organik.

Ada bermacam cara yang dapat kamu lakukan untuk memanfaatkan jantung pisang, salah satunya adalah dengan mengolahnya menjadi MOL. Manfaat MOL jantung pisang dalam dunia pertanian dapat digunakan dalam menyuburkan tanah atau mengurai bahan-bahan di dalam tanah. Jantung pisang juga juga dapat dijadikan sebagai bahan untuk pembuatan POC atau untuk bahan fermentasi dalam pembuatan kompos.

7. Air sadapan dari batang pohon pisang

Air sadapan dari batang pohon pisang adalah air yang sangat bermanfaat dalam kehidupan. Selain dapat dijadikan sebagai obat untuk mengatasi penyakit tertentu, air sadapan dari batang pohon pisang juga dapat untuk dijadikan sebagai sumber air minum atau untuk keperluan memasak. Dalam dunia pertanian, air sadapan dari pohon pisang dapat dijadikan sebagai bahan dasar pembuatan pupuk organik cair dan dapat dijadikan sebagai sumber atau bahan untuk pembuatan efektif mikroorganisme. Untuk mendapatkan air sadapan dari batang pohon pisang, kamu perlu menebang batang pohon pisang yang sudah diambil buahnya.

Namun, jangan tebang semua bagian batang pohon pisang. Sisakan sekitar 20 cm batang pohon pisang dari permukaan tanah, lalu lubangi bagian tengah dari sisa batang pohon pisang tersebut.


sumber: kompas.com
.