Jenis-jenis Gerakan Kapal di Laut dan Dampaknya
Saat kapal kargo berlayar di laut, kapal akan mengalami enam jenis gerakan kapal akibat aksi gelombang.
Ada enam jenis gerakan kapal secara umum
Enam jenis gerakan aksi gelombang terus-menerus diterapkan pada kapal dalam berbagai tingkatan saat kapal berlayar di atas air. Interaksi gerakan yang kompleks inilah yang menyebabkan pelaut sering kali merasa kesulitan berjalan di geladak.
Gerakan kapal terjadi di sepanjang sumbu vertikal, melintang, atau membujur, atau di sekitar pusat gravitasi kapal. Gerakan tersebut terdiri dari tiga gerakan lateral dan tiga putaran. Enam gerakan kapal tersebut adalah:
Heaving: gerakan vertikal/Heaving: vertical movement
Swaying: gerakan melintang/Swaying: transverse movement
Surge: gerakan membujur/Surging: longitudinal movement
Rolling: putaran membujur/Rolling: longitudinal rotation
Pitching: putaran melintang/Pitching: transverse rotation
Yawing: putaran vertikal/Yawing: vertical rotation
Kapal dapat mengalami beberapa jenis gerakan saat berada di laut, yang terutama dikategorikan menjadi enam jenis utama:
1. **Heave**: Gerakan vertikal yang disebabkan oleh gelombang; kapal naik dan turun.
2. **Pitch**: Gerakan rotasi pada sumbu lateral; haluan dan buritan bergerak naik dan turun.
3. **Roll**: Gerakan miring pada sumbu longitudinal; kapal miring ke samping.
4. **Yaw**: Gerakan rotasi pada sumbu vertikal; kapal berbelok ke kiri atau kanan.
5. **Surge**: Gerakan maju dan mundur linier sepanjang kapal.
6. **Sway**: Gerakan lateral dari sisi ke sisi, tegak lurus dengan panjang kapal.
Gerakan-gerakan ini memengaruhi stabilitas, kenyamanan, dan pengendalian kapal.


